Kamis, 15 Oktober 2009

Love is Friendship On Fire

"Love is Friendship on fire"

Gue percaya banget dengan makna kata itu, gue meyakininya...that why gue memilih untuk bersahabat saja dari pada berpacaran, selain memang gue membeci kata "pacaran" , persahabatan menurut gue lebih nyaman untuk memperlihatkan diri kita yang sebenarnya, jadi tidak ada yang ditutup-tutupi, sahabat akan mengenal kita hingga yang terburuk dari kita.

Entah sejak kapan gue terobsesi dengan namanya "persahabatan", gue selalu mengidamkan mempunyai sahabat-sahabat yang selalu hadir di setiap suasana kehidupan gue, guepun juga begitu...

So...Would u be my best friend?

Jumat, 03 April 2009

Detik-detik pertambahan umur pengurangan waktu hidup...

Deg...deg...an banget nih...

semakin tua....

waktu semakin berkurang...

Minggu, 22 Maret 2009

Feromon...Feromon

Feromon Pada Manusia

Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.

Jatuh Cinta: Dari Hidung turun ke hati

Fenomena feromon sebagai bentuk komunikasi ini lama-lama mulai dicoba diterapkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Terutama sejak ditemukan bahwa feromon juga dihasilkan kelenjar dalam tubuh manusia. Dan yang penting, bisa mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya. Contoh paling mudah adalah "bau badan".
Lepas dari jenis bau badan menyengat hingga bikin orang lain menjauh, setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi ciri dirinya. Oleh para ahli dianalogikan bahwa bau badan itu seperti sidik jari. Jadi, kita masing-masing punya bau yang unik dan sangat berbeda dengan manusia lainnya. Dengan demikian feromon yang dihasilkan manusia, di masa depan bisa jadi salah satu identitas diri.
Feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.
Ini mereka buktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan hormon testoteron (pria).
Jadi, ketertarikan manusia pada manusia lain, baik itu berupa hubungan cinta, gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau feromon yang dihasilkan manusia.

Feromon

Ternyata feromon bukan zat buatan untuk cerita komik yang aku baca
tetapu benar-benar ada...dan itu telah terjadi pada aku, feromon adalah bau tubuh (ciri khas setiap manusia(tidak termasuk BB)) yang di keluarkan oleh kulit, yang bisa memikat lawan jenis yang mencium feromon itu...

dan feromon pada dia sangat lah kuat...hingga aku rela tercekik karena menghirup udara yang ada di sekitar dia...
wanginya lembut...seperti buah lemon yang fresh...

aku sepertinya menggila dengan bau tubuh itu...
sangat menggila...
hingga aku addict dibuatnya

Rabu, 18 Maret 2009

Falzz...




Bermain dengan cahaya...

alone



alone...

Ketersendirian bercengkrama dengan kegelapan

Selasa, 10 Maret 2009

"PRAY"



Pray,rememmber the GOD...